Menjadi seorang “habib”

Dalam diskusi mengenai “habib, sayid, syarif” saya memberikan sebuah perspektif dari pengalaman saja. Begini:

Sebetulnya manusia itu equal saja. setara. Dalam hal apapun. Akan tetapi evolusi spiritual memanglah berbeda-beda antara satu orang dan lainnya.
Tidak serta merta seseorang yang merupakan keturunan Al Husain AS dan Al Hasan AS otomatis menyandang gelar tertentu atas dasar alasan darah saja. Seorang habib, sayyed atau sebutan-sebutan lainnya adalah sebuah proses “becoming”… “menjadi”.

Ketika saya kecil, ayah saya tidak banyak bercerita tentang hal ini. Kami mengalir saja sebagai keluarga biasa-biasa saja. Akan tetapi ayah berupaya untuk menjadi seorang Al Husain AS, menjadi seorang ‘Ali AS, menjadi seorang Muhammad SAWW… dengan perspektif dan cara dia sendiri… hampir sama dengan smua ummat Muhammad SAWW.

Dari sinilah muncul kesadaran akan frekuensi… Memiliki hubungan darah inilah yang menjadikan kita setidaknya memiliki potensi dan “bakat”… sehingga sekarang adalah bagaimana menyamakan frekuensi kita dengan para Imam dan ahlulbayt Rasulullah SAWW. Proses “tune in” insya Allah memang lebih mudah daripada orang pada umumnya, karena “radio” yang dipasang di “orang-orang ini” memanglah berbeda dengan orang lain.

Masalahnya seringkali kita melalaikan proses “tuning” untuk mencari frekuensi yang selaras. Padahal proses ini proses mudah-mudah susah. Memang membutuhkan ketelatenan, kedawaman, kesabaran, dan proses yang terus menerus… sampai ada semacam “ketemu frekuensi” sehingga radio itu… benar-benar berbunyi tanpa desau dan noise… ketika seorang “habib” memanglah seorang habib… bukan karena dia diturunkan dari… si A atau si B.

Shodaqollah… dan semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s